Hari ini Ukhti Cantik sekali......
Tahukah ukhti, ukhti makin cantik hari ini! Sungguh, ukhti makin cantik! Lebih cantik dari kemarin, dari kemarinnya lagi, dan dari kemarin-kemarinnya lagi. Coba lihat, dahi anti tidak berkerut-kerut oleh pikiran dan kepedihan seperti beberapa hari yang lalu. Bibir anti tidak mengerucut oleh kejengkelan dan kemarahan seperti kemarin. Muka anti tidak lagi tertekuk penuh beban dan keBeTean seperti waktu-waktu yang lewat.Tubuh anti tidak lagi lesu karena keputus asaan dan kehilangan harapan. Sungguh, ukhti makin cantik hari ini! Coba perhatikan, mata ukhti bersinar-sinar oleh kegembiraan. Bibir anti merekah lebar oleh senyum ketulusan. Pipi anti merona merah oleh semangat pengharapan. Urat-urat wajah ukhti santai memancarkan aura kepasrahan. Dan semuanya menjadikan wajah ukhti berseri-seri. Sungguh, cantiknya ukhti hari ini!
Sudah sepekan ukhti banyak tersenyum, menari dan menyanyi, menikmati hidup ini dan tidak membiarkan permasalahan mempengaruhi suasana hati. Ah, cantiknya diri ukhti karenanya. Sudah sepekan anti berusaha banyak menyapa dan memaafkan semua saudara. Dan itu telah membuat anti lebih cantik hari ini. Sudah seminggu anti berusaha lebih banyak berderma pada sesama. Kini ukhti merasakan cantik sebagai balasannya. Sudah seperempat bulan anti berusaha lebih mensyukuri setiap karunia Ilahi. Dan kini kurasakan Allah menambahi nikmat itu dengan menjadikan ukhti cantik sekali.
Bahagianya ukhti karenanya! Dan bahagia itu, anti rasakan kian membuat anti makin cantik saja.
***
Ada kalanya kita membenci diri kita sendiri. Ada kalanya kita tidak menyukai apa yang kita lakukan. Ada kalanya kita melakukan kesalahan. Ada kalanya kita terpuruk dalam kepedihan. Ada kalanya kita tenggelam dalam kesedihan. Ada kalanya kita tak mengerti mengapa hidup berjalan tidak seperti yang kita bayangkan. Ada kalanya perjalanan menjadi demikian berat kita rasakan. Hingga sikap kita pun terbawa oleh perasaan. Hingga kita mengambil langkah tanpa pertimbangan. Tindakan yang dilakukan pun merupakan reaksi spontan. Akibatnya yang tertinggal kemudian hanya penyesalan dan keterpurukan yang semakin dalam. Dan tahukah dikau? Semua itu akan menyebabkan penampilan dan tampang kita menjadi makin buruk saja.
Maka berbahagialah ketika kita bisa melewati masa-masa seperti itu dengan elegan. Saat kita bisa menahan diri terhadap sesuatu yang sangat kita inginkan. Saat kita bisa menghadapi segala permasalahan dengan tenang. Saat kita berhasil menaklukkan musibah dan hambatan penyebab kesedihan. Hidup tidaklah berjalan seperti yang kita inginkan, karena itu melewati saat-saat yang tidak meneyenangkan adalah sebuah hal yang membahagiakan. Misalnya, sesungguhnya ukhti adalah seorang yang sangat emosional. Adalah membahagiakan bagi anti ketika dalam banyak hal akhir-akhir ini anti dapat meredam emosi anti.
Dan itu membuat ukhti merasa cantik sekali. Ukhti adalah seorang yang sangat ekspresif, sehingga perasaan apapun yang tersimpan di hati akan nampak dengan jelas pada bahasa tubuh. Maka sungguh membahagiakan ketika dalam banyak hal kemudian anti dapat menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya dan dapat tetap tampil stabil.
Dan sungguh, anti merasa makin cantik karenanya. Adalah hal yang menyenangkan ketika anti tidak panik, padahal aslinya ukhti adalah seorang yang gampang panik. Maka sungguh menyenangkan, ketika anti dapat mengontrol semua emosi, pikiran dan perasaan sehingga berhasil mengatasi diri sendiri. Betapa membahagiakan tatkala kita berhasil mengalahkan diri sendiri. Ketika ukhti dapat melakukannya, maka ini adalah pencapaian terbesar dalam hidup ukhti....
Hingga kemudian kegagalan-kegagalan yang telah kita lalui bukanlah sesuatu yang sia-sia. Selama kita tak kehilangan pelajaran dari kegagalan yang kita alami, semua itu akan menjadi bukti sejarah atas pembelajaran hidup.
Rasulullah bersabda, sesungguhnya seorang muslim yang terbaik bukanlah yang tidak pernah berbuat kesalahan, namun mereka yang tiap kali melakukan kesalahan mengakuinya, menerimanya dan kemudian berusaha bangkit untuk memperbaikinya, lagi dan lagi. Tak perlu ada sakit hati, tak perlu ada kecewa karena sesungguhnya segala sesuatu bagi orang muslim adalah baik saja, selama dia bersyukur tiap mendapat nikmat dan sabar saat tertimpa musibah.
Karena itu, dengan bangga kunyatakan, ukhti makin cantik hari ini. Apakah ane juga? Hei, jangan lupa, ingatkan juga jika ukhti melihat ane lebih jelek esok hari!

1 Comments:
asw.
nice posting
saya suka baca posting ini tiap abis bangun tidur...
membuat bahagia :)
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home